" Kita tidak boleh melarang kehadiran cinta di hati siapapun juga. cinta itu milik dan hak semua orang. pernikahan adalah sebuah janji pada Tuhan. pernikahan adalah sebuah tanggung jawab kepada diri kita dan pasangan kita. sebagai orang dewasa, kita harus bisa mengatasi perasaan cinta yang tiba-tiba hadir dan pergi seenaknya di hati kita. Aku bersyukur memiliki istri yang satu prinsip dengan ku. Istriku adalah nyawaku. aku tidak pernah bisa mengganti nyawaku itu, karena nyawaku hanya satu. tapi aku bisa menggati cintaku kapanpun aku mau. mencintai seseorang bukan berarti aku harus bisa memilikinya, mengencaninya, menciumnya atau menjamahnya. Cinta bagiku adalah hal yang sangat spesial, dan aku tidak mau mengotorinya. aku tidak mau menodai cintaku. bagiku cinta seperti sehelai kapas yang terselip tipis dibagian rongga hati yang berkelok kelok. di antara kelokan itu aku menyimpan sehelai cintamu untuk ku sandarkan pada salah satu bagian hatiku. semakin banyak cinta di hatiku, itu berarti semakin banyak helaian helaian kapas putih bergelantungan di dinding nya. begitu indah ".

No comments:
Post a Comment