hari pertama itu aku habis kan bersama ibu ku berjalan kaki nyari kosan buat q, sebenarnya kami sudah datang ke tempat sodara jauh ibu. tapi aku memilih mencoba nyari kosan dulu karena takut nyusahin mereka,
di kota ini tak banyak kosan, ga seperti di medan yg mudah sekali di jumpai.
akhir dari pencarian kami adalah sebuah rumah tua milik seorang ibu hajjah yang sudah setengah baya, rumah itu rumah yang besar, sebenarnya bukan kosan tapi rumah yang hampir tak ada penghuni. bu hajjah itu tinggal sendiri karena dia seorang janda, anak anak nya sudah pada sukses di luar kota. nah karena itu lah dia menyewakan kamar kamar di rumah nya.
tempat yang strategis menurut ku, selain lokasi nya tak jau dari kantor, ini adalah harga yang paling murah diantara yg lainnya.
setelah panjang lebar bercerita..
akhirnya aku putus kan untuk menyewa di rumah tua itu, tapi setelah keluar dari rumah itu banyak kekhawatiran timbul, bagaimana kalau bu hajjah itu pergi mengunjungi anak nya di luar kota? ya, aku harus tinggal sendiri di rumah itu. wah.. ini jadi masalah besar buat ku.
akhirnya..
niat itu di batalkan, dengan pertimbangan yang sangat sangat melelahkan.
Huuhft..
sodara ibu itu adalah keluarga yang baik hati, wak Nur nama nya..
dia seorang ibu yang kuat, di mataku..
kegiatan nya sehari hari adalh bisnis kue yang sangat maju,,
karena dia menawarkan untuk tinggal di rumah nya, akhir nya aku pun sangat berterima kasih..
Senin itu,
hari pertama kerja, datang pagi pagi, bertemu seorang bapak yg sudah tua, yang kemudian aku tau dia adalah seorang OB merangkap Driver.
menunggu beberapa jam, bertemu Seorang cewek, Sales Konter ( Kak Ida ).
Kenalan, sekilas dia orang yang baik,
selanjut nya berkenalan dengan orang2 di kantor- secara tidak resmi-
Seorang Kepala cabang yang masih muda dan baik Pak Freddy mereka memanggilnya,
Kak As, panggilan nya dia menduduki jabatan yang kompleks, sampai aku tak tau menyebutkan nya, yang pasti dia bekerja untuk bagian bengkel.
Dua orang Mekanik, Bang Naga dan Bang Dedi. mereka tidak berkenalan dengan ku, setelah seminggu kerja baru aku tau nama mereka.
Tiga Marketing, Bang Irul, Bang Iqbal (si Buncit yang sok ganteng), Bang Irwan (si Kalem yang Pemalu),
beberapa hari baru berkenalan dengan mereka.
sampai sini, hari ku begitu menyenangkan..
No comments:
Post a Comment