Thursday, June 20, 2013

Just a Choice

Malam ini mau nulis buat meredam Ide-ide yang berterbangan di otak ku ini, sampai tak ada sedetik pun terlewat ide-ide itu menghiasi sudut sudut fikiran ku. begini lah klo ide lagi On.. tapi biasa nya eksekusi nya kurang sesuai harapan. hehehe....

Oke, kita tinggalkan aja persoalan ide ide itu, mari kita bahas masalah yang ringan ringan saja.. Cekibrooot Lah... :)

Kalian tau 'Pilihan' kan...
Semalam ada orang yang ngundang 'emak aye' untuk acara pertunangan, ini yang tunangan adek nya tunangan adek ku..
Nah, pas yang ngundang itu mau pulang, dy tanya gini... "Si ami kapan lagi??"
#Jleeeb
Speechlees************

Hehehe, aksi *sok ga dengar pun menjadi cara jitu untuk menghindari pertanyaan itu..
and u know what.. itu sebenar nya adalah PILIHAN

Hampir satu tahun lalu, ada seorang lakilaki mau mengajak menikah, dia baik, mapan, berpenghasilan tetap dan tidak tetap, punya kendaraan sendiri, punya rumah sendiri, tampang lumayan. sudah cocok menikah lah dia, tapi... aku menolak. Lho kenapa sih?? ya sekali lagi itu PILIHAN

Pilihan itu kita yang menentukan, tapi ya bukan tanpa alasan dong..
alasan yang baik dan pertimbangan yang matang itu lah yang akan menjadikan kita mantap menentukan pilihan.
dalam hal ini hati memang harus berperan penting, tanpa mengesampingkan fungsi otak dong yaa..

Pilihan untuk menjadi bahagian mungkin akan menjadi pilihan semuaaa orang yang waraas.. namun pilihan untuk menjadi bahagia yang telah kita pilih itu bukan lah pilihan terbaik bagi orang lain..
akan ada pihak yang dikecewakan dan mengecewakan..
bahkan dengan pilihan yang kita pilih orang akan memandang kita aneh, dan menyebalkan..
tapi ya nama juga pilihan, seperti menang dan kalah.. ada yang senang dan ada yang tidak senang..

kembali lagi pada diri kita yang memilih pilihan itu..
baik dan buruk nya kita yang rasa kan, dan kita pula yang menanggung resiko dari pilihan itu.. :p
*halaaahhh ini kok serius amat yaaahh.. padahal tadikan mau yang ringanringan saja,.. Mueheheee..

Akhirulkalam, seperti kata iklan provider di tv swasta "Pilihan itu Ga ada Batas nya Selama Ikuti Pilihan yang Ada" 

Wassalam :)








Tuesday, June 18, 2013

No Have Idea...!!!!

Waaaaa............... hidup ini membosankan kalau Ide pun tak ada...
berfikir pun tak bisa senormal biasanya.. bahkan kebiasaan yang menyenangkan terasa tak semenarik biasanya.

Kalau sudah begini tak banyak yang bisa dilakukan untuk menyelematkan keadaan membosankan ini. Hmmm... akhirnya aku memutuskan untuk menulis saja, ada atau tidak ada ide, yang penting menulis saja dehh.. *Percaya diri tingkat tinggi

ya konsekuensi nya adalah tulisan ku akan terasa membosankan seperti keadaan saat menulis ini.
tapi aku mana peduli, ini kan blog punya ku, peduli amat sama yang baca, mau mereka suka atau ga, ya terserah sajalah..

"PEMIMPIN YANG BAIK"
judul ini diusulkan buat judul entri di blog ku. usulan ini datang saat aku dan seorang teman chat di Mukabuku aka Pesbuk.

Dia senang sekali membahas politik di negara ini dan negara nya, sementara aku orang yang sudah putus asa terhadap ulah orang2 yang berlabel politik. Nah, Tahun depan kan negara Indonesia tercinta ini akan memilih Kandidat buat Pemimpin tertinggi alias Presiden. trus, teman ku ini menyarankan aku untuk memilih satu Kandidat yang menurut dia mempunyai visi misi yang masuk akal, dan berpihak rakyat.
ttapi ya seperti biasa, sedikit pun aku belum berfikir untuk memilih presiden, walaupun aku mempunyai hak dan kewajiban untuk memilih presiden.. *jiaahhh... kenapa serius sekali ni??

ngomong ngomong 'Pemimpin Yang Baik', aku jadi ingat satu cerita yang pernah ku dengar bahwa Duluuuu, ketika sahabat Rasul dipilih untuk menjadi Pemimpin, mereka malah menangis tersedu sedu.. mereka sungguh ketakutan untuk menerima mandat menjadi pemimpin karena mereka takut bila mereka tidak amanah.
tapi coba deh liat zaman sekarang, seseorang rela memajang Fotofoto -yang sudah diedit- memajang janji jani manis, pangkat dan predikat agar supaya orang memilih mereka menjadi pemimpin. bahkan yang paling Extrim lagi, ada yang nekat pake politik uang*alias bagi bagi fulus supaya dipilih.

kita bisa bayangkan dong apa yang akan terjadi kalo pemimpin pemimpin model zaman sekarang apabila mereka sudah duduk di kursi kerajaan, yah mereka akan mencari jalan untuk mengembalikan apa apa yang sudah mereka keluarkan pada saat membujuk orang untuk memilih.

Jadi, apa lagi yang bisa diharapkan dari pemimpin pemimpin yang "Narsis" minta dipilih pada saat nyalon jadi raja??

aku sih bukan nya ngajak kalian untuk sependapat dengan ku, aku iseng aja nih ya.. hehehe..

Akhirulkalam, Selagi pemimpin itu meminta kita untuk memilih mereka dan mengatakan mereka adalah pemimpin terbaik untuk dipilih aka "NARSIS" apalagi sampai berbuat tindakan Extrim pake duitduit. maka jelas, ada tujuan tersembunyi. Eng Ing Eng......... kalian pasti tau maksud ku.. Muehehehe :p
sudah sampai disini kita membicarakan masalah yang tidak ku sukai ini.

Wassalam :)









Monday, June 17, 2013

Hina kah jadi tki???

"Aku ingin jadi Tki lagi" aku bisikkan kalimat itu pada Ibu ku,
"kalau mau jadi Tki, kenapa capekcapek sekolah dan kuliah" jawab nya singkat
aku terdiam.
bukan karena aku tak punya jawaban atas pernyataan Ibu ku, tapi aku terpana.
sebegitu kah rendah Predikat Tki.

Sedikit kembali keingatan beberapa tahun lalu, setelah kelulusan sekolah menengah atas, aku bicara pada ayah.. "aku mau ke negara tetangga, mau kerja disana"
dia marah dan mengatakan bahwa dia masih sanggup menyekolahkan ku..
aku terdiam, bukan karena aku tak punya jawaban atas pernyataan ayahku.

*waduh.. ingat ini kok jadi sedih..air mata tak tertahan lagi.. huhu.. cengeng!!!

Beberapa tahun setelah pembicaraan itu, aku telah melewati banyak hal dan belajar dari hal hal yang telah ku lewati.
namun keinginan menjadi tki itu tak begitu saja hilang, padahal aku telah menyelesaikan kuliah ku dan bergelar sarjana, dan telah beberapa kali kerja di kantoran. keinginan itu semakin kuat terasa pada tahun ini.

Setiap hari aku terus mengatakan hal itu pada Ibu ku.. sampai dia muak dan menyetujui nya..
akhirnya, keinginan itu benar benar terjadi, dan sungguh pengalaman yang berat. tapi aku menikmatinya..

Beberapa kerabat mempertanyakan kepergian ku itu, 'Kenapa seorang sarjana mau jadi tki?' bahkan tak sedikit yang merendahkan ku.. "Sarjana saja jadi Tki, apa guna nya sekolah tinggi tinggi"
Wah, kalimatkalimat itu bertubi-tubi menghujam telinga dan hati ku. Tapi ya, itu sungguh sangat membangun kepercayaan ku. Bahwa mereka justru tidak tau bagaimana sebenarnya hidup menjadi tki itu..

tanggapan banyak orang terhadap predikat tki itu memang bermacam macam. tapi tidak sedikit yang memandang sebelah mata, apa lagi tki yang tinggal di rumah sewa-bukan krja rumahtangga- banyak yang menganggap mereka hidup bebas dan tak ada aturan.

Kenyataan nya memang ada yang begitu, tapi tidak semua, bahkan hanya sedikit. itu semua tergantung pada kepribadian setiap orang, yang jahat memang ada, tapi yang baik juga pasti ada.
Dimana pun berada, itu tetap berlaku.

Ada lagi yang mengatakan padaku bahwa menjadi tki di malaysia itu merusak masa depan ku. Ya ampun, ini sungguh di luar logika ku, selama aku berada pada jalur yang benar, kenapa sampai merusak masa depan??

Entah lah, Pertanyaan "Hinakah menjadi tki?" ini sungguh tidak dengan mudah akan terjawab, karena terlalu banyak spekulasi yang terbentuk dari mulut mulut manusia. walaupun sebenarnya tki itu adalah bagian dari saudara mereka.

Yang pasti, aku sudah menjadi tki meskipun aku pernah kuliah dan bergelar sarjana. dan aku baik baik saja..

Akhirulkalam, Dimana pun kita berada harus Berfikir Positif dan Bertindak Positif maka kita akan mendapatkan hal hal positif seperti apa yang kita fikirkan.. :) *serius mode: on

Wassalam






Thursday, June 13, 2013

Lagi Lagi

Ga tau mau Post apa...
tapi ingin sekali ngeblog..
bikin puisi tak ada ide..
mau cerita pun tak terfikir..
akhirnya..

sukasuka aja deh..

ini poto pertama yang diambil di malaysia pas jalan2..
pertama kali ke KLCC..
di poto pakai hp kawan..
yang poto jg kawan..
beruntung dia mau jadi fhotografer buat aq..
klo ga, ga bakalan ada accara potopoto..
karena hp andalan q mati total pas pertama datang ke malaysia, ke tumpahan air jus..
hahaha.. tu hp doyan minum jus juga..

*kembali ke laptop
poto ini sebenarnya bagus, tapi orang nya aja yang jelek,, hehehe.. :) tapi ya, namanya juga sukasuka..
ga peduli deh jelek, yang pentingkan eksis.. hahaha..

oke, gimana klo aq lanjut ke poto ke dua??
Hahaha.. *ini kan blog aq, yang baca boleh protes tp ya ga aq dengar.. Mueheheh :p
 poto yang diatas ini, diambil ditaman belakang KLCC itu,, disitu ada seperti taman buat nongkrong2 lah.. ada air mancur (klo di malaysia bilangnya *air pancut Hihihihii terdengar aneh ya..), tempat2 duduk, saungsaung buat santai, yah.. lumayan adem lah klo mau nyantai dan nyari inspirasi atau sekedar berduaan sama gebetan..

klo aq sama kawan itu cuma liat2 bentar, keliling taman, potopoto, ceritacerita aja sambil nunggu jam paket KFC. Hahaha.. soal nya klo jam makan siang ada paket hemat di kfc, lumayan kan makan kfc di klcc. pengalaman baru.. jiaahhh..

tapi sayang nya ga ada poto di kfc itu, jadi ga bs pamer nih.. Mhihihiii...

Abis dari Klcc, kami lanjut ke Lapangan Merdeka, itu tempat pernah aq liat di tv.. penasaran trus aq ajak deh jalan kesitu..
Lapangan Merdeka itu sebenarnya gedung yang di depan nya ada lapangan hijau kayak lapangan bola gitu, tapi ya itu emang keren banget lah,.. tapi katanya lebih keren lagi klo pas malam soalnya gedung itu akan berwarna, dan warna nya berubah ubah.. eittss bukan karena gedung nya sakti kayak ultramen leo, tapi ya karena pake lampu laaahh.. Hahaha..

Lanjut jalan dikit, masih daerah situ, ada Kuala Lumpur Gallery..dan free tiket masuk alias Gratis bokk...
disitu kek tempat buat pengenalan sejarah malaysia dan kuala lumpur.. dengan tampilan yang oke dan kece badai..

nih spot poto paling sering buat eksis sama turis2.. aq aja mau poto disitu sampe antri dulu sama bule'..hahaha.. tapi ya emang keren aja klo poto disitu..



poto ini di Putrajaya.. di kantor perdana mentri malaysia..Huaaa.. ingat malam ini memang aneh banget..
ke putrajaya cuma ambil beberapa poto dan makan malam doang..
jiaaahh.. trus balik lagi ke kuala lumpur.. ga nyampe satu jam di putrajaya itu.. mana perjalanan nya jauh banget..
naek kereta api cepat.. naik bus..naik komuter..terakhir naik taksi....
ampun deh, tapi yang aneh nya emang ga ngera capek.. mungkin karena terbayar sama kenangan itu.. hahaha.. lebayyy deh sayaa.. :p

Perjalanan Hari itu berakhir di flat yang tak seberapa itu.. menghela nafas setelah ketakutan karena pulang sendiri dari stasiun centra .. trus ketakutan karena harus naik taksi malam malam dan sendirian..
tapi yang Amazing nya adalah.. Sopir taksi nya Langganan Tat Nasi Ayam..
Hahaha... Lega setengah mati pas liat muka dia,, dan diantar dengan tiga ringgit saja...

Akhirulkalam Terima Kasih kepada Teman yang udah mau relarela jadi Guide sekaligus fhotografer yang Owesome!!!

TerimaKasih

Tuesday, June 11, 2013

Iseng iseng... Muehehehe...


Ini diambil saat ada kenduri di rumah.. orang pada sibuk kerja, eh kami berdua sibuk jepratjepret.. Muehehehe... :)
yang ini poto paling keren, tapi ada juga yang mesra..
*liat betulbetul yaaaa....


jangan cemburu yaaa...
hehehe.. kok cwo nya cemberut aja sih?? ga ikhlas ya poto sama ane??

hehehe :) 

Monday, June 3, 2013

Dilema...??!!!

Mmmm.. wanita emang gudang nya segala macam 'Ke-ribet-an'..
termasuk juga aku dan fikiran ku sendiri..
ntah sedah berapa lama aku memikirkan hal ini sampai tidur pun tak senyenyak dulu lagi-ceila sok puitis bgt seee-
iya, suer deh, harihari ku jadi semakin aneh karna fikiran fikiran itu..
awal nya sih masih bisa ditepis, tapi makin kesini kok makin mengganggu.

Sebenarnya ini bukan masalah yang serius buat wanita wanita lain di luar sana, tapi aku emang-sok-peduli sama hal satu ini. cuma masalah Prinsip sih sebenarnya, dan prinsip ini menjadi gaya hidup wanita wanita sekarang..

Oke laa.. tudepoint aja mbakk *sorakan pendengar.. Haaaahahahah :D
Maafmaaf kepanjangan intermezzo yaah...

begini manteman..
Dengan semakin besarnya Biaya hidup di Dunia ini, maka perkembangan zaman dan pengembangan pola fikir tidak bisa dielakkan lagi. namun ada beberapa perkembangan itu malah menjadi dilema ya DILEMA bagi sebagian manusiamanusia, dan termasuk akqu.. :)

Sebagai wanita zaman sekarang, aku emang risau banget, banget banget malah..
dulu, wanita mempunyai tugas yang sangat penting bagi kelangsungan dunia yaitu melahirkan generasi generasi bangsa yang berkualitas dan yang terbaik dengan mendidik dan mengajarkan moral moral dan etika yang mungkin tidak dijumpai di sekolah sekolah ciptaan manusia lainnya..

waktu kebersamaan Wanita yang menjadi -Ibu- dalam keluarga adalah yang yang sangat mutlak untuk membangun pribadi yang unggul.

Tapi, aku merasa zaman emang udah maju banget.. manjuuu banget..
karena zaman sekarang tak mudah menjumpai anakanak mungil dan lucu itu bersama ibu nya disaat saat mereka membutuhkan jawaban atas pertanyaan yang ada di otak mereka yang sedang berkembang.. Karena sang Mommy lagi nyari uang buat beli popok sama cucu anak tercinta. lho, jadi kapan dong anak yang lucu nan imut itu ketemu sama emak nye?? ya, tergantung Hoki aja deh, kalau emak nya seorang guru, berarti bisa ketemu setelah jam pulang sekolah deh-tengah hari menjelang sore- tapi yang ga hoki tu kalau emak nya jadi Banker ato kantoran, paling banter bisa ketemu pas magrib. itu pun kalau anak nya belon tidur. atau besok pagi nya pas mau berangkat kerja.

Hmm,, so, apa masalah nya buat aku?? toh, itu anak mereka, sodara bukan, tetangga bukan, teman juga bukan..
apa urusan lo?? Cuiiihh... -sok perhatian-

baiklah akan saya jelaskan apa sangkutpaut nya sama saya.. (baca baikbaik)

Fenoma ini, pergeseran makna emansipasi ini, membuat saya dilema!!
aku sangat ingin menjadi Ibu yang baik bagi anakanak ku kelak, punya waktu yang Full untuk perkembangannya, Tapi aku juga ingin bekerja agar aku tak terkucilkan. hahaha..
apa maksudnya 'terkucilkan?'
ya, orang zaman sekarang mana mau merid sama cwe pengangguran, kalau mau merid pasti nanya, "kerja apa??' coba jawabnya 'kerja bank' pasti langsung dilamar pake harga lamaran selangit.. jiaahaha...

maksud saya disini adalah, kebanyakan orang sekarang mengecilkan dan menyepelekan predikat IBU RUMAH TANGGA.. ya sebenarnya mereka juga ga maksud gitu, tapi demi tuntutan hidup yang semakin berat..

Wanita harus bekerja menjadi kalimat yang tak terbantahkan kalau mau hidup mapan, dan mengesampingkan hak anak.

Tapi ya sudah lah.. gimana pun aku ga bisa mengubah pola fikir kebanyakan orang. paling ga aku sih berharap ketemu Pria yang sependapat dan mengerti apa maksud dari tulisan ini..dan bersedia mewujudkan citacita ku untuk menjadi Ibu yang baik.. Muehehehe...

Sebenarnya tulisan ini belum cukup uuntuk meluapkan ke-galau-an ku tentang hal ini, tapi aku ga bisa lamalama nih nulis.. -jari ku mulai keriting, mau bonding dulu lah-

Akhirulkalam,,, semoga kedepan semakin banyak wanita wanita yang memikirkan hak anakanaknya yang mungkin belum terpenuhi..
dan aku minta maaf kalau ada wanita yang ga sependapat masalah ini..

Wassalam- ;)